Cara memilih indikator Trading Forex Terbaik

Cara memilih indikator Trading Forex Terbaik

Bisnis Investasi Emas – Banyak indikator yang dapat digunakan untuk trading di pasar forex (tren). Di antara banyak opsi, channel yang paling populer adalah Trendline atau Andrew Pitchfork. Keduanya adalah indikator untuk trading valas arus utama, sehingga mudah ditemukan di berbagai platform trading. Namun, dalam situasi tertentu ada pertimbangan tertentu di mana salah satu alat tren trading melebihi alat pesaing. Bahwa sudah sangat jelas kita dapat memilih salah satunya mana yang lebih baik, Trendline Channel atau Andrew’s Pitchfork! Dengan kedua trendline, sebenarnya kita tetap akan mendapatkan cara mudah, hanya saja pemahaman yang perlu kita dalami. Dengan memahami keduanya, maka langkah yang kita ambil tidak akan salah dalam penentuan harga pasar trading forex. Umunya pemula kurang paham akan hal ini, yang menyebabkan keselahan fatal sehingga indikator Trendline Channel atau Andrew’s Pitchfork tidak berfungsi dengan  baik. Sebaiknya memahami dulu bagaimana indikator ini bekerja untuk Anda.

Menggunakan indikator utama untuk trading Forex

Bahkan, Trendline dan Andrew Pitchfork memiliki fungsi serupa sorot rentang pergerakan tren di forex. Artinya, kedua indikator untuk trading tren dapat membantu petrading mengetahui arah tren terbaru dan memberikan bantuan visual di mana harga akan bergerak, memantul (koreksi, pembalikan) atau meninju (memecah) garis pergerakan harga. Sepintas, pergerakan harga tampaknya tidak mengungkapkan tren yang jelas atau tampaknya masih dalam kondisi lateral (konsolidasi). Namun, dengan bantuan indikator tren trading, seperti Trendline Channel atau Andrew’s Pitchfork, arah tren umum mulai muncul. Mana yang lebih baik? Agar lebih jelas, mari kita bandingkan satu aspek dari setiap indikator untuk trading di pasar forex simak berikut ini penjelasannya :

  1. Kemudahan penggunaannya

Jika dibandingkan, Trendline Channel dan Andrew’s Pitchfork mudah digunakan. Satu-satunya perbedaan adalah dalam prosedur menggambar garis. Singkatnya, menarik garis Channel Trendline sedikit lebih mudah daripada Pitchfork, karena channel Trendline diambil dari hanya dua titik (tertinggi dan terendah tertinggi), sedangkan di lapangan dibutuhkan tiga poin (deskriptor, maksimum pertama dan minimum reaksi pertama). Dua indikator untuk trading di pasar forex biasanya adalah alat bawaan, sudah ada alias di platform trading, jadi Anda tidak perlu khawatir tentang menginstal plug-in tambahan dari luar.

  1. Tingkat akurasi yang baik

Dua indikator untuk trading di pasar forex sebagian besar subyektif. Artinya, penempatan poin penting saat menarik Channel Trendline dan garis Pitchfork akan sepenuhnya bergantung pada pilihan pengguna. Akibatnya, sangat wajar bahwa setiap petrading memiliki perbedaan dalam penggunaan kedua indikator. Misalnya, di channel Trendline, menempatkan tinggi dan rendah osilasi yang berbeda akan membuat channel yang berbeda. Hal yang sama terjadi pada Pitchfork, meskipun maksimum pertama dan minimum dari reaksi adalah sama, tetapi jika lokasi titik kontrol berbeda, maka sudut kemiringan akan cukup jauh ketika mengidentifikasi arah tren.

Cara memilih indikator Trading Forex Terbaik

Namun, perbedaan yang paling mencolok adalah bahwa Pitchfork memiliki beberapa garis median yang tidak ada di channel Trendline. Menggunakan garis tengah, akurasi sinyal breakdown pivot atau pitchfork relatif lebih tinggi dari pada Channel Trendline. Dengan kata lain, Andrew’s Pitchform memungkinkan Anda untuk memprediksi dengan lebih akurat apakah harga akan berlanjut dalam tren lama atau bahkan berbalik.

Pada grafik EUR / USD, jangka waktu di atas D1 menunjukkan bahwa candlestick bergerak sekitar 80% dalam median 0,5 (merah) dan sisanya dalam median 1 (hijau). Dengan demikian, Pitchfork lebih mampu memberikan “tanda” yang lebih akurat di mana harga akan bounce atau breakout dalam median, bukan pada channel Trendline.

  1. Fleksibilitas baik

Secara umum, Andrew Pitchfork digunakan di pasar saham atau komoditas dengan pergerakan tren yang stabil. Sementara di pasar Forex, tren dapat langsung berubah arah dan kemudian berkonsolidasi selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu. Di pasar samping atau jauh, Pitchfork praktis tidak berguna.  Berbeda dengan channel Trendline, bahkan jika kondisi pasar relatif berbeda, garis atas dan bawah channel Trendline masih dapat berfungsi sebagai batas resistance dan support. Misalnya, seperti pada grafik USD / JPY (D1) di atas garis sudut Pitchfork tampaknya terlalu condong (tidak kasar, tetapi karena pergerakan tren memang dalam kisaran).

Kesimpulan

Trendline Channel dan Andrew’s Pitchfork adalah indikator untuk trading tren di tingkat dasar yang dapat digunakan pada semua jenis platform trading, sehingga pemain trading dapat dengan mudah mengakses keduanya dalam situasi yang tepat. Andrew’s Pitchfork cocok untuk digunakan selama arah tren forex jelas dan kuat. Median akan membantu Anda menentukan di mana harga akan mengalami bounce atau breakout. Sementara Channel Trendline lebih tepat untuk digunakan dalam kondisi pasar relatif terhadap peringkat dalam arah ranging atau sideways, karena garis channel atas dan bawah dapat digunakan sebagai batas support dan resistance.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *